Jangan Golput Bro

stop
inet

Hi teman-teman yang sedang baca tulisan ini, kebetulan dikampus sedang momen pemilu raya, nah lewat tulisan ini saya ingin sharing arti pentingnya partisipasi kita, menyalurkan hak suara kita.. Oke, kita mulai dengan kata “jika kita”

Jika kita sudah putus asa dan kecewa dengan pemerintahan (pemerintahan mahasiswa) mungkin dengan alasan pemerintah yang tidak memberikan efek perbaikan, tidak mengutamakan kebutuhan mahasiswanya, atau yang lainnya.

Putus asa itu pengecut! Jika memang pemerintah banyak kekurangan, berbaik sangkalah mereka tetap bekerja agar lebih baik dari waktu ke waktu. Coba deh bayangin kalau ada yang ingin berkontribusi untuk orang lain apakah kita tidak mendukungnya? Jangan sampai kita hanya mementingkan diri sendiri, yang ada untungnya aja yang diambil, yang membantu meraih ambisi kita aja yang diambil.

Mereka rela mengorban waktu, pikiran, dan tenaga yang dimiliki. Percayalah mereka juga ingin segera menyelesaikan tugas kuliah, mereka juga ingin segera berisitirahat di kasur yang empuk, mereka juga ingin refresing jalan-jalan. Tapi mereka ada, mereka ada untuk kita.

Saya heran kalau ada mahasiswa yang apatis, tapi di lain tempat ada mereka yang sedang kehujanan menggotong-gotong meja, mereka sedang menahan lapar karena uangnya terpakai kegiatan, mereka belum pulang sedari matahari belum menampakan diri. Pahamilah mereka begitu untuk kita, jika kita belum dapat merasakan manfaatnya intropeksilah bisa jadi kitalah yang menjauh dari kebaikan mereka..

Jadi berbaik sangkalah terhadap mereka yang menginginkan perubahan di kampus ini. Apalagi jika semakin banyak mahasiswa yang peduli! Bayangkan jika seluruh mahasiswa peduli terhadap mahasiswa yang lain? Wah, saya yakin seperti inilah kampus idaman, semua mahasiswa ingin berkarya bersama, berprestasi bersama-sama, saling membantu kebutuhan-kebutuhannya. Wah indah sekali..

Jika kita merasa tidak ada pilihan calon pemimpin yang bagus, ingatlah kita ini bukanlah sekumpulan malaikat! Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Apabila kita hanya mencari kejelekan orang yang terlihat hanyalah kejelekannya saja. Dan pastilah setiap orang punya kejelekan. Kalau kita belum kenal calonnya, ya jangan terus diam. Carilah referensi tentang mereka, bertanyalah pada teman-temanya.

Ada cara mudah, misal ada dua calon si X dan Y. Segera tanyakan kepada pendukung Y tentang kelebihan dan kekurangan X, jadi disilang gitu. Percaya deh, kita akan mendapatkan jawaban yang lebih objektif.

Jika kita ingin golput karena bentuk protes kepada pemerintahan. Pahamilah pemenang pemilu akan tetap ada dan pemerintahan tetap berjalan, dan protes ini ga ngaruh apa-apa. Jadi berproteslah dengan cara yang baik, dengan menyampaikanya baik-baik atau dengan memberikan karya terbaik untuk orang lain.

Jika kita merasa sibuk, ga punya waktu datang ke tps. Ingatlah sesungguhnya mereka lebih punya alasan yang lebih rasional, seperti dibagian awal tadi. Renungkanlah ketika panitia penyelenggara rela mengorbakan waktu, tenaga, dan pikirannya agar pemilu ini terlaksana. Kalaulah kita mengeluh ktm yang tertinggal, tps yang jauh, itu semua receh ga ada apa-apanya dibanding yang mereka korbankan!

Yap, sekian dulu teman-teman, salam, dari mahasiwa yang (sebentar) lagi melepas status mahasiswanya aamiin.. Maap nih bro kalau ada salah” kata mhehehe 😀

——————

referensi : http://politik.kompasiana.com/2013/01/16/siapa-yang-golput-dan-alasan-utama-golput-dan-jawabannya–525084.html

Advertisements

Tinggalkan Komentar - Tidak Perlu Login

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s